Mumi Sebagai Harta Karun Yang Sangat Berharga Di Mesir

Lusinan mumi era Ptolemaic ditemukan dan akan dipamerkan di 'situs' pemakaman Mesir akhir pekan nanti, dan merupakan salah satu dari sejumlah situs yang rencananya akan dibuka tahun ini. Situs yang digambarkan sebagai ruang pemakaman keluarga, ditemukan setahun yang lalu dibalik batu di Tuna el-Gebel, tanah pemakaman kuno tidak jauh dari kota Minya di Mesir tengah.

Daerah yang dikenal karena temuan arkeologisnya, termasuk makam Petosiris, seorang imam Mesir kuno, dan katakombe yang diisi dengan elang mumi, ibis dan babun. Kementerian Purbakala Mesir memposting informasi tentang situs tersebut di media sosial dan mengundang para pejabat dan jurnalis asing untuk melakukan tur makam pada hari Sabtu.

Makam tersebut terdiri dari banyak kamar yang bertanggal dari 323 SM hingga 30 SM dan dapat diakses melalui koridor dengan tangga yang miring. Khaled El-Enany (menteri barang antik) mengatakan bahwa makam itu milik keluarga, kemungkinan besar dari kelas menengah elit dan berisi mayat lebih dari 40 pria, wanita dan anak-anak.

Beberapa mumi dewasa masih memiliki pecahan-pecahan cat karton di dasar kaki mereka yang digunakan untuk dekorasi dan di era Ptolemeus dibuat dari gulungan papirus tua. Beberapa anak dibungkus linen yang dihiasi 'tulisan' Mesir kuno. Disamping itu juga memajang mangkuk dan barang-barang lainnya dan menemukan artefak keluarga dari era Romawi dan Bizantium.

Situs itu digali oleh kementerian dan `arkeolog` dari Universitas Minya terdekat. Wagdi Ramadan, yang menurut kementerian mengepalai misi itu, mengatakan Sabtu bahwa beberapa sarkofagus terselip di salah satu bagian dikamar besar, sebuah gaya pemakaman yang umum di Tuna el-Gebel. Mayat terbungkus sarkofagus dari kayu atau batu, sementara yang lain terselip di pasir atau diletakkan di lantai dan terbungkus linen.

Makam itu pertama kali ditemukan pada Februari 2018 dan, menurut Dr. El-Enany, penemuan pertama yang diumumkan tahun ini. Dia mengatakan dia berharap untuk mengumumkan lebih banyak penemuan dalam beberapa ´bulan´ mendatang. Dasar-dasar budaya dan politik ‘Mesir‘ telah lama dikaitkan dengan masa lalu arkeologisnya.

Salah satu alasan bahwa mumi dianggap sebagai sebuah harta karun mesir adalah bahwa harta arkeologis mendorong pariwisata yaitu industri besar yang membuat ekonomi Mesir tetap bertahan. Setelah revolusi Musim ´Semi´ Arab melanda seluruh bagian Timur‐Tengah tahun 2011, orang Amerika menjauh dan hanya mulai sedikit kembali ke negara itu. Mesir memimpin pertumbuhan pariwisata di Timur Tengah pada tahun 2017, dengan banyak wisatawan datang dari Eropa Barat dan Tengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *