Usaha Penanganan Penyakit Sel Sabit di Afrika Terbukti Efektif

Sebuah obat yang memberi rasa aman anak di negara maju dari serangan penyakit sel sabit yang mematikan terbukti aman digunakan di Afrika. Masih banyak penelitian yang harus dilakukan. Hydroxyurea (pil murah, efektif serta mudah digunakan) terbukti aman diberikan pada anak-anak di Afrika, sehingga berpotensi dapat menyelamatkan jutaan anak dari rasa yang menyakitkan serta kematian dini.

Dr. Osunkwo (seorang dokter yang merawat anak di Afrika) mengatakan bahwa saat ini tidak ada perawatan di Afrika dan banyak pasien anak-anak meninggal sebelum 'usia 5 tahun'. Penyakit, di mana sel-sel darah memutar diri menjadi bentuk “setengah lingkaran“ yang kaku, disebabkan oleh mutasi genetik yang diperkirakan muncul di Afrika sekitar 7.000 tahun yang lalu.

Sekitar 300.000 bayi dilahirkan dengan penyakit ini setiap tahun, sekitar 75% dari mereka berada di Afrika dan sekitar 1% di Amerika Serikat. Kondisi ini ditemukan di seluruh Amerika dan Karibia di antara keturunan Afrika yang dibawa ke belahan bumi ini oleh perdagangan budak. Penyakit ”sel sabit” juga lebih jarang ditemukan di Eropa selatan, Timur–Tengah dan India.

Orang-orang yang mewarisi satu salinan gen sel sabit sebagian dilindungi terhadap malaria, yang mungkin mengapa mutasi telah bertahan di Afrika. Tetapi anak-anak yang ‵mewarisi‵ gen dari kedua orang tua lebih lemah dari gejala anemia. Rentan terhadap ′infeksi′ dan cenderung mengalami krisis di mana sel-sel darah mereka menggumpal dan selai kapiler di otak, paru-paru dan organ lainnya.

Rasa sakitnya seringkali sangat menyiksa sehingga hanya opioid yang bisa membantu. Perawatan mungkin memerlukan transfusi‐darah atau ”transplantasi—sumsum–tulang” yang dengan sendirinya membawa risiko kematian. Tanpa perawatan, banyak anak meninggal karena stroke atau kerusakan organ.

Hydroxyurea telah digunakan selama beberapa ’dekade’ di Amerika Serikat dan Eropa. Tetapi beberapa penelitian hewan awal membuat para peneliti khawatir hal itu akan membuat anak-anak Afrika lebih ‚rentan‚ terhadap infeksi lokal, terutama malaria.

Hydroxyurea sudah ada dalam daftar obat-obatan esensial Organisasi Kesehatan Dunia. Tersedia dalam bentuk “generik“ untuk sekitar 50 sen per pil dan dapat disimpan pada suhu kamar, kata Dr. Ware. Jika penelitian ini meningkatkan minat untuk membeli jutaan 'dosis' tambahan untuk digunakan di Afrika, obat itu mungkin bisa dibuat jauh lebih murah, tambahnya. Meskipun penelitiannya cukup besar, tetapi memiliki keterbatasan.

Itu dimaksudkan untuk membuktikan hanya bahwa obat itu aman untuk anak-anak berusia 1 hingga 10. Itu tidak dirancang untuk `menguji` berbagai dosis untuk menemukan yang ideal. Dan tidak untuk menentukan berapa banyak tes laboratorium yang diperlukan untuk memantau anak-anak yang menggunakan obat serta menentukan efek jangka panjangnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *